About "Omah den Ombo"

Omah Den Ombo adalah tempat peristirahatan yang terletak di sepanjang pantai selatan Gunungkidul, tidak jauh dari Pantai Krakal. Tempat ini dirancang sebagai ruang untuk beristirahat dari hiruk pikuk kehidupan sehari-hari sambil menikmati suasana alam yang lebih tenang.

Since 2018: A Legacy of Luxury and Comfort

Take a break from the long journey, give yourself time for reflection, and return with renewed energy.

Rest. Reflect. Renew.

Surounding of,

Omah Den Ombo merupakan kompleks penginapan yang dibangun dari kumpulan rumah heritage Jawa dan rumah peranakan yang berasal dari berbagai daerah.

Bangunan-bangunan ini dipindahkan dan dirawat kembali untuk menjaga nilai arsitektur dan sejarahnya tetap hidup.

Beberapa jenis rumah yang menjadi bagian dari kawasan ini antara lain rumah panggung Kudus, rumah peranakan Cina dari Madura, rumah priyayi Jawa pesisir, rumah gandok dari Blitar, serta rumah Jawa–Cina dari Lasem.

Selain bangunan utama, berbagai elemen heritage juga digunakan sebagai bagian dari interior dan dekorasi. Gebyok ukiran dari Lasem, mebel antik dari Semarang dan sekitarnya, lampu meja peninggalan Eropa, serta langgar kuno dari Demak menjadi bagian dari identitas ruang di Omah Den Ombo.

Pengalaman menginap di sini tidak dibangun dari kemewahan, tetapi dari suasana rumah yang hangat, alam yang tenang, dan waktu yang berjalan lebih santai.

Philosophy,

Omah Den Ombo dibangun dengan keyakinan bahwa manusia hidup sebagai bagian dari alam.

Di tempat ini kami mengutamakan harmonisasi antara manusia, tanaman, dan hewan. Lingkungan dibiarkan berkembang secara alami sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga.

Di tengah kawasan Omah Den Ombo berdiri sebuah bangunan joglo besar yang terbuka ke empat sisi. Bangunan ini menjadi pusat ruang sekaligus titik pertemuan bagi para tamu. Konsepnya terinspirasi dari Mandala, sebuah filosofi kuno yang memandang kehidupan sebagai keseimbangan antara empat elemen utama: tanah, air, api dan udara. Mandala adalah bentuk ke 4 unsur elemen yg tidak terputus dan  berpusat pada diri, never end, sering diartikan dengan Alfa Omega, pada akhirnya semua yang terlahir itu akan kembali. Keempat elemen ini dipercaya sebagai dasar harmoni kehidupan yang menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

Tanaman tumbuh di antara rumah-rumah kayu tua. Hewan hidup bebas di sekitar kawasan. Manusia hadir sebagai bagian dari kehidupan tersebut.

Para tamu yang datang bukan hanya pengunjung. Mereka menjadi bagian dari ruang hidup yang kami jaga bersama.

Kami berbagi ruang, pengalaman, dan properti dengan setiap orang yang datang ke Omah Den Ombo.

Di tempat ini, waktu bergerak lebih perlahan. Angin laut, suara dedaunan, dan langkah kaki di tanah menjadi bagian dari ritme kehidupan sehari-hari. Melalui kesederhanaan ini, kami berharap setiap orang yang datang dapat menemukan kembali ketenangan yang sering hilang dalam kehidupan modern.

Omah Den Ombo adalah ruang untuk berhenti sejenak, untuk merasakan kembali hubungan antara manusia, alam, dan kehidupan itu sendiri.

Why our services are the top choice

Omah Den Ombo dibangun dengan keyakinan bahwa manusia hidup sebagai bagian dari alam.

Di tempat ini kami mengutamakan harmonisasi antara manusia, tanaman, dan hewan. Lingkungan dibiarkan berkembang secara alami sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga.

Tanaman tumbuh di antara rumah-rumah kayu tua. Hewan hidup bebas di sekitar kawasan. Manusia hadir sebagai bagian dari kehidupan tersebut.

Luxury
Livestyle

Classy
Amenities

Friendly
Services

Peaceful
Escape

Active
Lifestyle

Lifeguard
24/7